Postage everyday except Public Holiday. Postage Fee only RM5.50 for 3kg first SM/SS. Happy shopping!! Shop Now!
Cart 0

Belajar Mencintai by Azhar Nurun Ala

RM 35.00


SINOPSIS

Lima tahun lalu, di penghujung usia 20 tahun, aku menikah. Aku masih berstatus mahasiswa sarjana, sudah berpenghasilan tetapi tidak tetap, bukan anak konglomerat, dan aku … menikah. 10 November 2013, seorang diri aku menginjakkan kaki di Gresik, mengetuk sebuah rumah, dan menyatakan kepada sang pemilik rumah bahwa aku akan menikahi anak perempuannya. Empat bulan kemudian, kami resmi menjadi sepasang suami-istri.
ㅤㅤ
Jika rumah tangga adalah bahtera yang kami naiki untuk menuju Pulau Cita, telah genap lima tahun kami berlayar. Kira-kira, itu sama dengan 60 purnama, 240 akhir pekan, 1.825 senja, dan 6.570.000 detik. Suka duka di dalamnya, terutama bagaimana upaya kami menjaga hubungan tetap harmonis di tengah beragam situasi, kuabadikan di dalam memoar ini.
ㅤㅤ
Buku #BelajarMencintai♥️ terdiri dari 10 bab, dilengkapi sepasang prolog & epilog. Masing-masing bab menceritakan momen paling berkesan selama berumah tangga & pelajaran penting di dalamnya. Misalnya, di bab 'Jatuh Cinta vs Mencintai' aku menceritakan transformasi besar dari 'orang yang sedang jatuh cinta' menjadi 'orang yang mencintai'. Lalu, di 'Cinta itu Tumbuh & Menumbuhkan', aku bercerita tentang bagaimana melewati masa awal pernikahan yang penuh keterbatasan. Di 'Saling Mengenal Tanpa Akhir' aku bercerita bagaimana kami berusaha memahami bahwa laki-laki & perempuan memang diciptakan berbeda.
ㅤㅤ
Ada pula cerita tentang meyakinkan orang tua & calon mertua untuk menikah di usia muda, kehidupan rumah tangga setelah kehadiran anak, pertengkaran yang terjadi & bagaimana kami menyelesaikannya, jatuh-bangun merintis usaha bersama, serta bagaimana mengantisipasi perasaan jenuh terhadap pasangan di bab 'Jatuh Cinta Setiap Hari'.
ㅤㅤ
Di antara 260 halaman buku ini juga terdapat satu bab terpanjang berjudul 'Pernikahan & Sepaket Kejutan' yang ditulis oleh Vidia Nuarista. Ia bercerita bagaimana menjaga hati selama belum menikah, proses taaruf, pengalamannya menikahi lelaki yang lebih muda, serta suka-duka menjadi ibu rumah tangga dari sudut pandangnya sebagai seorang istri, ibu, sekaligus perempuan dengan begitu jujur.

Customer comments

Author/Date Rating Comment