Postage everyday except Public Holiday. Postage Fee only RM5.50 for 3kg first SM/SS. Happy shopping!! Shop Now!
Cart 0
05840815-22A2-4E1F-AC4E-D40B5052658F.jpeg

Bidadari Bermata Bening - Habiburrahman Elshirazi

RM 35.00



.
Judul: Bidadari Bermata Bening
Penulis: Habiburrahman El Shirazy
Penerbit: Republika
Cetakan: Keenam, 2018
Hal: ii + 337 hal
-
Awal-awal baca masih sama seperti baca novel lainnya. Belum ada gejolak-gejolak membara. Namun, ketika sudah memasuki bagian inti cerita yang mana sudah mulai terbuai dengar alurnya yang MasyaAllah meneteskan air mata haru, sedih, bahagia, campur aduk semuanya :')
-
Novel ini bercerita tentang dunia pesantren. Selain itu ada seorang santriwati yang bernama Ayna.

Kisah yang penuh lika-liku dan pengorbanan besar bagi seorang anak yang hidupnya ditangan Pakde dan Bude ketika lulus MA dari pesantren yang kemudian dinikahkan dengan seseorang yang tidak tepat atau setara dengan Ayna. Namun ia tetap melangsungkan pernikahan tersebut dengan persyaratan tertentu yang Ayna ajukan kepada besannya, hanya demi menghargai almarhumah ibunya yang berpesan "Jangan sampai putus hubungan dengan Pakdemu, karena ialah satu-satunya keluargamu" (kurang lebihnya seperti itu pesan ibunya). Walaupun Ayna sudah mempunyai dambaan hatinya yaitu anak Kyai Sobron dan Ibu Nyai Nur Fauziyah pemilik Pondok Pesantren ia bersekolah dulu namanya Gus Afif, yang mana sama-sama mempunyai rasa terhadap Ayna.

Tetapi Allah swt. punya rencana lebih baik dari rencana hambanya. Walaupun sempat terpisah, namun mereka disatukan kembali, karena cinta mereka atas izin Allah swt. dan hanya karena Allah swt.
-
Banyaakk sekali hikmah yang dapat kita petik dari novel ini, terkhusus pembaca. Seperti tentang kesabaran, ketaatan, menghargai, kasih sayang, dan pengorbanan.

Beberapa kutipan dari novel Bidadari Bermata Berning:
"Saat masih muda, saat masih dalam fasa menuntut ilmu sebaiknya tidak memikirkan  kecuali ilmu. Ingat, ilmu tidak akan dapat kecuali dengan dikejar sungguh-sungguh. Sedangkan jodoh sudah disediakan oleh Allah. Kalau saat kau harus mengejar ilmu malah mengejar jodoh, kau bisa kecewa jika ternyata yang kau kejar bukan jodohmu,dan ilmu sudah pergi jauh dari jangkauanmu" Kata-kata abahnya saat memberi nasehat para santri di masjid pesantren. - hal. 56
#Repost @halofatim

Dpatkan di www.aisaysletter.com

#bidadaribermatabening #habiburahmanelshirazy #merakibookshome

Customer comments

Author/Date Rating Comment